Mayat seorang wanita Amerika berusia tiga puluhan yang hilang ditemukan di dekat tembok kota di distrik Sarayburnu di Istanbul hari ini ketika pasukan keamanan menahan sedikitnya 10 orang sebagai bagian dari penyelidikan atas hilangnya Sarai Sierra, yang telah hilang sejak 21 Januari. XNUMX.
Sumber senior polisi mengatakan Sierra mungkin telah ditikam sampai mati di perutnya dan mengirim jenazahnya ke departemen forensik untuk diautopsi. Pakaian korban, sepasang sepatu tambahan yang dibawanya, botol-botol alkohol dan pecahan kaca yang ditemukan di TKP semuanya dikirim ke departemen kepolisian Istanbul untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyiar swasta NTV melaporkan bahwa polisi juga menemukan SIM Sierra di sebelah mayat tersebut, namun Hürriyet Daily News tidak dapat mengkonfirmasi laporan tersebut kepada polisi.
Keluarga Sierra terakhir kali melakukan kontak dengannya pada 21 Januari, sehari sebelum dia seharusnya terbang kembali ke Amerika Serikat. Ibu dua anak berusia 33 tahun ini telah berlibur sendirian di Turki sejak 7 Januari.
Daily Sabah melaporkan sebelumnya bahwa polisi yakin ada kemungkinan besar Sierra masih hidup setelah menemukan telepon AS miliknya telah diaktifkan dua kali sejak dia dilaporkan hilang.
Sebuah panggilan dilaporkan dilakukan menggunakan aplikasi Skype di telepon Sierra Amerika pada 30 Januari, sembilan hari setelah dia dilaporkan hilang. Telepon wanita itu dihidupkan sekali lagi kemarin.



