• Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia
Kamis, Juni 4, 2026
  • Masuk
Tribun Turki
  • Turki
  • Dunia
  • Bisnis
  • Perjalanan
  • Pendapat
  • Turkestan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Turki
  • Dunia
  • Bisnis
  • Perjalanan
  • Pendapat
  • Turkestan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tribun Turki
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Penutupan KTT Kemanusiaan di Istanbul

TT Edisi Bahasa Inggris by TT Edisi Bahasa Inggris
15 April, 2021
in Turki
Waktu Membaca: 2 menit membaca
A A

Menyambut pencapaian komunitas global pada KTT Kemanusiaan Dunia yang pertama, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon hari ini menyerukan agar komitmen yang dibuat diambil untuk perubahan transformatif dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas.

“KTT Kemanusiaan Dunia merupakan acara yang unik, baik dari segi bentuk maupun substansinya,” kata Ban di Istanbul, Turki, berbicara kepada wartawan pada hari kedua dan terakhir KTT tersebut, yang didedikasikan untuk meningkatkan sistem kemanusiaan dan meringankan krisis kemanusiaan. penderitaan jutaan orang.

“Kami memiliki kekayaan, pengetahuan dan kesadaran untuk saling menjaga satu sama lain dengan lebih baik. Namun kita memerlukan tindakan, berdasarkan lima tanggung jawab inti Agenda Kemanusiaan,” tegasnya, mengacu pada prinsip-prinsip yang memandu ratusan acara yang diselenggarakan pada konferensi dua hari tersebut.

Secara total, KTT ini dihadiri oleh 173 Negara Anggota, 55 Kepala Negara dan Pemerintahan, sekitar 350 perwakilan sektor swasta, dan lebih dari 2000 orang dari masyarakat sipil dan organisasi non-pemerintah. Secara keseluruhan, sekitar 1,500 komitmen telah dibuat, termasuk:

Dana Education Cannot Wait untuk membantu memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dan remaja dalam krisis.
Tawaran Besar yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas investasi dalam tanggap darurat
Kemitraan Kesiapsiagaan Global untuk lebih mempersiapkan dua puluh negara yang paling berisiko terhadap krisis
Koalisi Satu Miliar untuk Ketahanan yang bertujuan untuk memobilisasi satu miliar orang untuk membangun komunitas yang lebih aman dan stabil di seluruh dunia
Namun, Sekretaris Jenderal juga menyatakan kekecewaannya karena beberapa pemimpin dunia tidak dapat hadir di Istanbul, terutama dari negara-negara G7, kecuali Kanselir Angela Merkel dari Jerman.

Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon menyampaikan pidato pada penutupan KTT Kemanusiaan Dunia yang pertama di Istanbul, Turki. Foto: UNOCHA
“Mereka adalah salah satu donor yang paling dermawan dalam pendanaan aksi kemanusiaan, namun saya mendorong keterlibatan mereka yang lebih besar, khususnya dalam mencari solusi politik,” tegasnya, seraya menekankan bahwa “menyelaraskan kepentingan konstelasi aktor yang beragam ini pada dasarnya merupakan sebuah tantangan. .”

Sekjen PBB mengatakan perpecahan di antara anggota Dewan Keamanan telah menghambat kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya dalam isu-isu penting perang dan perdamaian, tetapi juga dalam urusan kemanusiaan.

“Itulah sebabnya saya mengajukan permohonan khusus kepada para pemimpin negara-negara yang menjadi Anggota tetap Dewan tersebut untuk mengambil langkah-langkah penting di tingkat tertinggi. Ketidakhadiran mereka dalam pertemuan ini tidak menjadi alasan untuk tidak mengambil tindakan,” katanya.

Berbicara pada upacara penutupan bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ban lebih lanjut menggarisbawahi bahwa KTT tersebut bukanlah titik akhir, namun sebuah titik balik.

“Pada bulan September, saya akan melaporkan kepada Majelis Umum PBB mengenai pencapaian KTT tersebut,” ujarnya. “Saya akan mengusulkan cara untuk mewujudkan komitmen kami melalui proses antar pemerintah, forum antar lembaga, dan mekanisme lainnya.”

Sebelumnya Pos

Keputusan suku bunga Bank Sentral yang mengejutkan

Posting berikutnya

Presiden Erdogan mengatakan jika tidak ada pembebasan visa Turki, tidak akan ada kesepakatan pengungsi

TT Edisi Bahasa Inggris

TT Edisi Bahasa Inggris

Posting berikutnya

Presiden Erdogan mengatakan jika tidak ada pembebasan visa Turki, tidak akan ada kesepakatan pengungsi

Silahkan masuk untuk bergabung dengan diskusi

Jadilah Kolumnis!

Bagikan suara Anda di TT

  • Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia
Tribun Turki

© 2026 Turkey Tribune. Semua hak dilindungi undang-undang.

Turkey Tribune - Suara Internasional Turki

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
  • Mengiklankan
  • Menulis Untuk Kami
  • Gratis Buku

Ikuti kami

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password yang terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Bagaimana cara mengirim email ke email lewat email ke mẩt khẩu hanya di sini

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia

© 2026 Turkey Tribune. Semua hak dilindungi undang-undang.

Teks Anda