Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdoğan dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan membahas perbedaan pendapat mereka mengenai Suriah selama pertemuan yang tidak terjadwal pagi ini di Baku.
Menurut laporan, pertemuan tersebut berlangsung sekitar 40 menit.
Isu energi nuklir dan Partai untuk Kehidupan Bebas di Kurdistan (PJAK), sayap Iran dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, juga dibahas oleh para pemimpin.
Pemimpin Iran menunjukkan dukungan kepada Turki terkait masalah kota perbatasan Akçakale, tempat lima orang tewas akibat serangan artileri Suriah pada 3 Oktober.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa tidak akan ada pertemuan tatap muka antara para pemimpin di KTT ECO di ibu kota Azerbaijan karena memburuknya hubungan antara negara-negara tetangga tersebut.
Siprus Utara memperoleh status pengamat
Setelah pertemuan pribadi dengan Erdoğan, Ahmadinejad setuju untuk mencabut hak veto atas Siprus Turki.
Republik tersebut diberikan status pengamat dalam acara tersebut melalui penandatanganan perjanjian bersejarah.



