Pernyataan Erdogan dari Komisi Eropa yang menegaskan kembali komitmen Turki terhadap upaya keanggotaannya di UE.
“Kami senang mendengar pernyataan Erdogan bahwa Turki terus berkomitmen terhadap tujuan keanggotaannya,” Peter Stano, juru bicara pejabat tinggi perluasan Uni Eropa, mengatakan kepada The Anadolu Agency.
Dalam konferensi pers bersama dengan Kanselir Jerman Angela Merkel pada hari Rabu, Erdogan mengatakan UE akan kehilangan Turki jika negara tersebut tidak diterima menjadi anggota penuh pada tahun 2023, ketika Turki akan merayakan ulang tahun keseratus berdirinya republik modern. .
Stano mengatakan komisi tersebut sangat mementingkan kebangkitan perundingan aksesi yang telah terhenti karena masalah Siprus dan tentangan dari beberapa anggota Uni Eropa, seraya menambahkan bahwa komisi tersebut akan terus mendukung 'agenda positif' yang diluncurkan Mei lalu untuk menambah perjanjian aksesi. momentum baru untuk proses keanggotaan.
“Dukungan aktif Turki terhadap agenda positif dan perspektif Eropa tetap penting,” kata Stano.
Dalam pembicaraan aksesi, Turki sejauh ini untuk sementara telah menyelesaikan salah satu dari 35 bab kebijakan UE, yang harus diselesaikan oleh semua calon negara UE untuk menjadi anggota.
Dengan alasan politik, pemerintahan Siprus Yunani dan Perancis telah memblokir hampir sepuluh bab dalam perundingan Turki.
(Kantor Berita Anatolia)



