Rekaman kamera keamanan diperiksa setelah ledakan di sebuah kendaraan yang diparkir di dekat barak militer di Sancaktepe.
Pasca ledakan, banyak tim polisi yang tiba di lokasi kejadian, mengambil tindakan pengamanan di kawasan tersebut dan mencegah warga memasuki kawasan tersebut.
Polisi spesialis dari Direktorat Cabang Penjinakan Bom dan Direktorat Cabang Reserse Kriminal juga melakukan penyelidikan terhadap kendaraan tempat ledakan terjadi. Dilaporkan, rekaman MOBESE dan kamera keamanan di sekitar TKP juga diperiksa.
Jendela-jendela di beberapa tempat kerja dan rumah di sekitar lokasi ledakan pecah, dan kendaraan juga mengalami kerusakan.
Sementara itu, perawatan terhadap 5 orang, 3 di antaranya anggota TNI dan 8 warga sipil, luka-luka akibat ledakan, diketahui masih berlanjut di rumah sakit.
DINYATAKAN KENDARAAN YANG DIBOM DILEDAK DENGAN REMOTE CONTROL
Rincian pertama tentang serangan berbahaya itu mulai terungkap. Sumber militer sedang mengevaluasi kemungkinan kendaraan bom tersebut diledakkan lebih awal.
Kendaraan dinas militer berjarak 20-25 meter ketika teroris meledakkan kendaraan tersebut. Bagian depan kendaraan dinas rusak akibat pecahan kendaraan yang dibom.
IDENTITAS ORANG TERLUKA TERUNGKAP
Identitas warga dan tentara yang terluka dalam serangan itu telah terungkap. Seorang warga sipil terluka parah dalam serangan itu. Dilek Aydın yang terluka parah dirawat di Rumah Sakit Negeri Ümraniye.
Adapun korban luka ringan dalam penyerangan tersebut adalah sebagai berikut:
Letnan Dua Eray Dinçer
Letnan Dua Erhan Kök
Letnan Dua İsmail Küçük
Letnan Dua Orkun Sert
Letnan Emre Dede
Sopir servis Hasan Demirci
Sercan Erkul Sipil



