Perubahan besar terhadap 9 dari beberapa lusin jabatan kabinet diumumkan sebagai upaya untuk memajukan agenda reformasi negara.
Thein Sein, ketua Myanmar, telah mendeklarasikan reorganisasi kabinet besar-besaran yang dianggap sebagai langkah untuk memajukan agenda reformasi di Asia Tenggara.
Dalam pernyataannya di situsnya, Thein Sein menyatakan pada hari Senin bahwa ia telah mengubah 9 dari 29 jabatan kabinet.
Perombakan ini merupakan yang terbesar sejak pemerintahan Sein mengambil alih kekuasaan dari bekas junta militer pada Maret 2011 dan menciptakan gelombang reformasi spektakuler yang memukau dunia dan menggerakkan negara-negara Barat untuk meringankan sanksi yang melumpuhkan negara tersebut.
Desas-desus tentang kemungkinan perombakan pemerintah telah beredar selama berbulan-bulan.
Reshuffle ini mendatangkan 15 wakil menteri baru.



