• Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia
Kamis, Juni 4, 2026
  • Masuk
Tribun Turki
  • Turki
  • Dunia
  • Bisnis
  • Perjalanan
  • Pendapat
  • Turkestan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Turki
  • Dunia
  • Bisnis
  • Perjalanan
  • Pendapat
  • Turkestan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tribun Turki
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Aktivis hak-hak anak Pakistan ditembak di kepala: dokter

TT Edisi Bahasa Inggris by TT Edisi Bahasa Inggris
15 April, 2021
in arsip
Waktu Membaca: 2 menit membaca
A A

Seorang remaja aktivis hak-hak anak Pakistan ditembak di kepala pada hari Selasa dalam sebuah upaya pembunuhan saat dia menaiki bus sekolah di bekas markas Taliban di Swat, kata para pejabat.

n_32000_4Malala Yousafzai, 14, mendapat perhatian internasional karena menyoroti kekejaman Taliban di Swat dengan menulis blog untuk BBC.

Dia menerima penghargaan perdamaian nasional pertama dari pemerintah Pakistan tahun lalu dan dinominasikan untuk Penghargaan Perdamaian Anak Internasional oleh kelompok advokasi KidsRights Foundation pada tahun 2011.

Insiden mengejutkan yang terjadi di siang hari bolong di Mingora, kota utama di lembah barat laut yang dulunya sangat dicintai, menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan lebih dari tiga tahun setelah tentara mengklaim telah menumpas pemberontakan Taliban.

Para dokter di Kompleks Medis Saidu Sharif di Mingora mengatakan Malala sudah keluar dari bahaya setelah peluru menembus tengkoraknya tetapi tidak mengenai otaknya.

“Sebuah peluru mengenai kepalanya, tapi otaknya aman,” kata Dokter Taj Mohammed.

“Dia sudah keluar dari bahaya,” tambahnya.

Dokter Lal Noor, dari rumah sakit yang sama, membenarkan bahwa peluru tersebut mematahkan tengkoraknya tetapi mengenai otaknya.

“Peluru itu mengenai tengkoraknya dan keluar dari sisi lain dan mengenai bahunya,” katanya kepada AFP.

Polisi mengatakan salah satu teman Malala, seorang siswi lainnya, juga terluka.

“Malala sedang menaiki bus sekolahnya sepulang sekolah ketika dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arahnya, melukai dia dan salah satu temannya,” kata pejabat polisi Rasool Shah kepada AFP.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Menteri Penerangan provinsi Mian Iftikhar Hussain menyalahkan serangan itu dilakukan oleh teroris dan mengatakan Malala akan diterbangkan dengan helikopter ke kota Peshawar di barat laut untuk perawatan lebih lanjut.

Tentara Pakistan pada tahun 2009 secara efektif menumpas pemberontakan Taliban selama dua tahun di Swat di mana ulama Maulana Fazlullah memimpin kampanye brutal berupa pemenggalan kepala, kekerasan dan berbagai serangan terhadap sekolah perempuan.

Setelah pertempuran sengit yang menyebabkan sekitar dua juta orang mengungsi, tentara menyatakan wilayah tersebut kembali terkendali pada bulan Juli 2009.

Meskipun terjadi kekerasan secara sporadis, pemerintah telah berupaya mendorong pariwisata di Swat.

Tempat ini populer di kalangan wisatawan Pakistan dan Barat karena pegunungannya yang menakjubkan, cuaca musim panas yang sejuk, dan ski musim dingin.

(Agen France-Press)

Tags: AsiaTurki
Sebelumnya Pos

Terpukul oleh perekonomian, warga Nevada masih mendukung Obama

Posting berikutnya

Sidang pertama mengenai putra Gaddafi dimulai di Den Haag

TT Edisi Bahasa Inggris

TT Edisi Bahasa Inggris

Posting berikutnya

Sidang pertama mengenai putra Gaddafi dimulai di Den Haag

Silahkan masuk untuk bergabung dengan diskusi

Jadilah Kolumnis!

Bagikan suara Anda di TT

  • Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia
Tribun Turki

© 2026 Turkey Tribune. Semua hak dilindungi undang-undang.

Turkey Tribune - Suara Internasional Turki

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
  • Mengiklankan
  • Menulis Untuk Kami
  • Gratis Buku

Ikuti kami

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password yang terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Bagaimana cara mengirim email ke email lewat email ke mẩt khẩu hanya di sini

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Turki
  • Seni & Budaya
  • Bisnis
  • Menginvestasikan
  • Pendapat
  • Olahraga
  • Pemikiran & Sastra
  • Turkestan
  • Dunia

© 2026 Turkey Tribune. Semua hak dilindungi undang-undang.

Teks Anda