Erekat mengatakan perdamaian bisa tercapai dalam lima bulan jika ada pihak yang ingin mencapai kesepakatan damai di pihak Israel.
Ketua perunding Palestina dalam perundingan perdamaian Palestina-Israel, Saeb Erekat mengatakan mereka, sebagai pihak Palestina, ingin melanjutkan perundingan perdamaian dan dia yakin perdamaian dapat dicapai dalam lima bulan.
Erekat pada resepsi yang diadakan dalam rangka ulang tahun pertama Palestina memperoleh status 'pengamat' di PBB meminta duta besar tamu untuk membantu perundingan perdamaian.
Saat menjamu para duta besar di Rumah Sakit Agusto Victoria, yang dulu merupakan markas besar Angkatan Darat ke-4 Ottoman dan Jenderal Cemal Pasha di Olive Mountain, Erekat mengatakan kepada mereka bahwa 27 warga Palestina terbunuh, 159 rumah warga Palestina dihancurkan dan 5,400 pemukiman Yahudi baru diberi lampu hijau selama 120 tahun terakhir. hari sejak dimulainya perundingan damai.
Erekat mengatakan perdamaian bisa tercapai dalam lima bulan jika ada orang yang ingin mencapai kesepakatan damai di pihak Israel, dan mengulangi tuntutan mereka untuk kembali ke perbatasan tahun 1967.
Kepala perundingan Palestina mengatakan atas undangan Presiden Prancis Francois Hollande kepada Presiden Palestina Mahmood Abbas untuk berpidato di Knesset (parlemen Israel) bahwa Israel harus meminta maaf atas 480 desa Palestina yang dihancurkannya pada tahun 1948.
Saeb Erekat telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala perunding bulan lalu, dengan alasan sikap Israel yang tidak kenal kompromi mengenai perundingan perdamaian namun Presiden Abbas tidak menerima pengunduran dirinya.
AA



