Kepresidenan mengabaikan klaim yang muncul di surat kabar Turki pada hari Rabu bahwa Presiden Abdullah Gül dirawat di rumah sakit karena diracun.
“Klaim yang mengacu pada kondisi medis presiden sepenuhnya tidak berdasar,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepresidenan.
Gül dirawat di rumah sakit pada 23 Agustus karena masalah telinga yang berulang. Ia mempersingkat kunjungannya ke Kyrgyzstan untuk menghadiri KTT Kedua Dewan Kerjasama Negara-Negara Berbahasa Turki (CCTS) di Bishkek, kunjungan yang dimulainya pada Rabu lalu.



