Turki tidak dapat maju dengan mentransfer atau membeli teknologi, kata Presiden Turki Abdullah Gul pada hari Selasa di upacara Penghargaan Sains Lembaga Penelitian Ilmiah dan Teknis Turki (TUBITAK) yang diadakan di ibu kota Turki, Ankara.
Turki telah mengubah prioritasnya dalam hal stabilitas ekonomi dan politik serta mementingkan ilmu pengetahuan, teknologi dan penelitian, kata Gul pada pertemuan yang juga dihadiri oleh para menteri senior. Menekankan perlunya memproduksi dan menjual teknologi, Gul mengatakan Turki menghabiskan satu persen dari pendapatan nasionalnya untuk penelitian dan pengembangan dan bertujuan untuk meningkatkannya menjadi dua persen. Ia mengatakan Turki telah membuat regulasi, menambah jumlah universitas dan mulai mendapatkan hasil positif di bidang ilmu pengetahuan. “Turki telah menjadi pusat ilmu pengetahuan dan penelitian yang penting dan akan terjadi penurunan brain drain,” kata Gul. Prof Alphan Sennaroglu dari Koc University dan Prof Cihan Yurdaydin dari Ankara University telah dianugerahi penghargaan sains TUBITAK sementara Prof Yusuf Altintas dari British Columbia University dan Prof Utku Unver dari Boston University telah menerima penghargaan khusus TUBITAK. 11 Penghargaan Insentif TUBITAK dan satu Penghargaan Insentif TUBITAK –TWAS juga telah diberikan kepada para ilmuwan.
Koran Türkiye


