Seluruh upaya pencarian dan penyelamatan secara resmi telah berakhir di provinsi Izmir, Turki setelah gempa berkekuatan 6.6 skala richter mengguncang wilayah Aegean di negara tersebut, demikian diumumkan pihak berwenang Turki.
Di Twitter, Mehmet Gulluoglu, kepala Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki, mengucapkan terima kasih kepada para pekerja bencana dan sukarelawan yang bertugas dalam upaya pencarian dan penyelamatan di provinsi tersebut.
Korban tewas akibat gempa bumi dahsyat pekan lalu di wilayah Aegean Turki telah meningkat menjadi 114 orang, kata pihak berwenang pada Rabu pagi.
Sebanyak 137 korban masih menerima perawatan, sementara 898 orang telah dipulangkan dari rumah sakit, menurut AFAD.
BACA LEBIH BANYAK: Ayda yang berusia 4 tahun diselamatkan oleh 'segitiga kehidupan', kata tim penyelamat Turki
Sebanyak 1,621 gempa susulan, 44 di antaranya berkekuatan lebih dari 4 skala richter, telah tercatat sejak gempa berkekuatan 6.6 skala richter yang terjadi pada Jumat mengguncang Izmir, kota terbesar ketiga di Turki dan rumah bagi lebih dari 4.3 juta orang, kata badan tersebut.
Turki merupakan salah satu zona seismik paling aktif di dunia dan pernah mengalami gempa bumi dahsyat di masa lalu, termasuk gempa Marmara berkekuatan 7.6 skala Richter pada tahun 1999.
Gempa bumi lainnya mengguncang wilayah Aegean Turki
Gempa bumi berkekuatan 4.0 mengguncang wilayah Aegean Turki pada Rabu pagi.
AFAD mengatakan gempa terbaru terjadi pada pukul 0224GMT di kedalaman 8 kilometer.
Gempa ini melanda 9.61 kilometer di lepas pantai Kusadasi di pantai Aegean Turki, wilayah tersebut juga terguncang oleh gempa berkekuatan 6.6 skala Richter yang mengguncang Izmir pada hari Jumat dan sejauh ini telah merenggut 113 nyawa dan melukai 1,035 orang.
BACA LEBIH BANYAK: Pencarian dan penyelamatan berlanjut setelah gempa kuat mengguncang Turki, Yunani
Sumber: www.trtworld.com



