“Pengusaha kami, yang sangat menyadari potensi negara kami, berinvestasi untuk masa depan Turki yang cerah dan tidak mempedulikan orang-orang yang menakut-nakuti. Sebagai imbalannya, kami mendukung dan memberi insentif kepada wirausahawan di segala bidang. Dengan mempertimbangkan permasalahan apa pun yang dialami oleh para pebisnis sebagai milik kami, kami memberikan solusi terhadap kesulitan dan permasalahan mereka,” kata Presiden, seraya mencatat bahwa Turki semakin mengkonsolidasikan infrastruktur manufakturnya dengan pabrik-pabrik baru dan fasilitas-fasilitas industri selama pandemi ini, sementara perekonomian di banyak negara lain mengalami kemajuan. terhenti.
“TURKI AKAN JAUH LEBIH KUAT DARI PANDEMI COVID-19”
Menekankan bahwa banyak orang di negara-negara yang disebut-sebut sebagai negara paling maju karena kurangnya akses terhadap layanan kesehatan dasar selama pandemi ini, Presiden Erdoğan menyatakan: “Negara-negara Barat menghadapi masalah yang signifikan tidak hanya dalam tatanan sosial dan perdamaian, tetapi juga secara ekonomi. Tatanan kesejahteraan, yang dibangun di atas darah, nyawa dan harta benda kaum tertindas dan korban, kini berantakan.”
Menggarisbawahi bahwa Islamofobia dan xenofobia, yang baru-baru ini dianut oleh negara-negara barat, tidak akan cukup untuk menyelamatkan mereka dari kebuntuan yang mereka alami, Presiden Erdoğan menyatakan: “Namun, Turki akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi pandemi COVID-19 di negara-negara Barat. istilah ekonomi, politik, militer dan diplomatik. Ini akan menjadi abad dimana bintang Turki akan bersinar lebih terang.”
Sumber: tccb.gov.tr/en



