Pencinta teater di Inggris dan seluruh dunia memperingati 400 tahun kematian William Shakespeare. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang penulis naskah drama terkenal:
BANYAK SELAMAT KEMBALI
Dia mungkin meninggal pada hari ulang tahunnya. Shakespeare meninggal pada tanggal 23 April 1616 di kampung halamannya di Stratford-upon-Avon. Ia diyakini lahir tepat 52 tahun sebelumnya, meskipun tanggal tersebut masih bisa ditebak - catatan paling awal adalah pembaptisannya pada tanggal 26 April 1564. Tanggal 23 April juga merupakan Hari St. George, hari nasional Inggris.
PEMBENTUK BAHASA
Shakespeare menulis 37 drama yang sangat diatribusikan kepadanya, dan memberikan ratusan frasa umum dalam bahasa Inggris, termasuk “break the ice”, “brave new world”, “heart of gold”, “the be-all and the end- semua” dan “dengan nafas tertahan.”
WISATAWAN DUNIA…
Dramanya telah dipentaskan di hampir setiap negara di dunia. Sejak tahun 2014, teater Globe milik Shakespeare telah membawa produksi “Hamlet” ke 197 negara termasuk Afghanistan, Somalia dan Arab Saudi – di mana mereka adalah salah satu kelompok pertama yang diizinkan membiarkan pria dan wanita tampil bersama.
… DALAM IMAJINASINYA
Latar drama Shakespeare berkisar dari Italia dan Yunani hingga pulau terpencil Troy, tapi dia mungkin tidak pernah meninggalkan Inggris.
PERTANYAAN IDENTITAS
Beberapa orang tidak percaya bahwa William Shakespeare, seorang anak kota kecil yang tidak pernah kuliah, menulis drama dan puisi yang menggunakan namanya. Para pembangkang – yang dikenal sebagai “anti-Stratfordian” – berpendapat bahwa penulis sebenarnya mungkin adalah Edward de Vere, Earl of Oxford; filsuf-ilmuwan Francis Bacon; penulis naskah drama Christopher Marlowe; atau bahkan Ratu Elizabeth I. Kebanyakan sarjana menolak teori ini sebagai teori konspirasi dan percaya bahwa William Shakespeare dari Stratford-lah yang menulis drama tersebut.
WASIT BERDUKUR?
Dalam wasiatnya, Shakespeare mewariskan kepada istrinya Anne Hathaway “tempat tidur terbaik kedua saya”. Perdebatan pun berkobar mengenai apakah hal ini merupakan penghinaan terhadap pasangannya. Tidak ada catatan siapa yang mendapat tempat tidur terbaik.
MISTERI TERAKHIR
Shakespeare dimakamkan di Gereja Tritunggal Mahakudus di Stratford-upon-Avon — tetapi tengkoraknya mungkin hilang. Para arkeolog baru-baru ini menggunakan radar penembus tanah untuk menjelajahi makam penulis naskah drama tersebut dan menemukan “gangguan aneh di ujung kepala.” Penemuan ini mungkin memperkuat klaim, yang telah lama dianggap sebagai mitos, bahwa tengkorak Bard dicuri oleh perampok makam pada abad ke-18. Namun belum ada rencana untuk mengganggu makam tersebut untuk mengetahui secara pasti.



