Angkatan Bersenjata Turki telah membunuh lima teroris PKK yang telah membunuh sedikitnya tiga pekerja konstruksi sipil.
Kelompok teroris tersebut menargetkan para pekerja konstruksi di distrik Derecik di provinsi Hakkari, Turki tenggara.
Kementerian Pertahanan Turki mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas.
Militer Turki melancarkan operasi darat dan udara sebagai pembalasan atas serangan tersebut dan membunuh lima teroris PKK di distrik Semdinli Hakkari, termasuk mereka yang membunuh para pekerja konstruksi.
Lima ditangkap dalam serangan teror tahun 2016
Sementara itu, pengadilan Turki pada hari Rabu menahan lima tersangka PKK atas serangan teror mematikan di provinsi tengah Turki pada tahun 2016.
Di antara para tersangka adalah Ferhat Tekiner, yang dibawa kembali ke negara itu dari Irak dalam operasi intelijen Turki, sementara empat lainnya ditangkap di provinsi Diyarbakir, tenggara Turki.
Tekiner, dengan nama sandi Firat/Botan, ditangkap di Irak utara dalam operasi yang dilakukan oleh Organisasi Intelijen Nasional Turki bekerja sama dengan polisi, menurut informasi yang diperoleh Anadolu Agency.
Pada tanggal 17 Desember 2016, serangan bom mobil bunuh diri menghantam sebuah bus umum yang membawa tentara yang sedang libur mingguan di provinsi Kayseri tengah, menewaskan 15 petugas dan melukai 54 lainnya.
Tekiner merupakan teroris yang menyerahkan kendaraan curiannya kepada Kenan Cicek dengan sandi Kendal/Deniz, pelaku penyerangan.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa, bertanggung jawab atas kematian 40,000 orang, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.
Sumber: trtworld.com



